Ngintip Yuk Sambil Cuci Mata

Ya…pagi itu harus bangun pagi – pagi melanjutkan petualangan selanjutnya di Tahura R. Soeryo, Cangar, Batu. Suatu hutan yang masih bagus di area perbatasan Kota Batu dan Kota Mojokerto, dengan dilengkapi pemandian Air Hangat Cangar, Batu dan tak ketinggalan Air Terjun Watu Ondo, Mojokerto yang dikelola oleh Perhutani, selain sebagai obyek wisata ternyata hutan ini merupakan sumber air bagi hajat hidup orang banyak.

Kembali ke petualangan, dengan menggunakan 3 motor bebek dan 1 motor triil KLX Kawasaki 150cc  perjalanan menuju kawasan Tahura berjalan dengan selamat meski udara khas pegunungan mulai menusuk tulang. Dengan berbekal peralatan birdwatching seperti binoculer, field guide dan Kamera + tripod kita memulai petualangan untuk mengamati satwa – satwa yang ada di kawasan Tahura ini, pengamatan kali ini sangat berbeda dengan pengamatan sebelumnya dengan ditemani teman – teman dari Australia dan UK yaitu Mandy, Rachel, dan Simon, dan tak ketinggalan ahli primata dari P-WEC Asep R. Purnama yang notabene daerah ini merupakan habitat asli Lutung Jawa (Trachypitecus auratus). Sebelum kita memulai perjalanan kita disambut oleh kehadiran 1 ekor Lutung yang sedang berjemur diterik matahari sembari memetik dedaunan,

Perjalanan diawali dengan berjalan di aspal yang kanan kirinya terdapat pepohonan besar dengan tajuk pohon yang tinggi dan canopy pohon yang rindang dan terlihat indah saat kabut berada disela – selanya terdengar kicauna burung dan langsung para akitivi ini melihat di tajul poho seekor burung berwarna hitam pikat dengan sediki garis putih di matanya, sulit untuk mengidentifikasi burung ini setelah berunding bersama dengan teman – teman yang sudah berpengalaman telah teridentifikasi burung ini dinamakan Kepudang sungu Gunung (Coracinia larvata) dan 1 ekor Burung Jinjing Petulak (Tephrodornis gularis). Perjalanan dilanjutkan kembali menuju Jembatan Pacet disini kita disuguhkan dengan sekelompok Lutung Jawa (Trachypitecus auratus) dengan jumlah 13 ekor. 3 ekor terdapat Lutung berwarna cokelat, sesuatu yang sulit ditemukan dan wajib diabadikan. ditengah – tengah mengamati Lutung kita dijamu oleh suara Elang yang bersoaring dengan gagahnya ternyata setelah kita amati dengna menggunakan binoculer terdeteksi Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) yang merupakan lambang negara Indonesia ini.

Perjalanan dilanjutkan kembali dan kita mengamibl trek cukup menantang menyusuri sungai irigasi sembari mengamati satwa terdapat Anis Merah (Zoothera citrina), Brinji Gunung (Iole virescens), Ceret Gunung (Cettia vulcania), Sikatan Belang (Ficedula westermanni), Cikrak Muda (Seicercus grammiceps), berjalan terus untuk mencari jalan pintas menuju jalan raya dan akhirnya sampai jugaa dan disambut dengan beberapa kelompok Sepah gunung (Pericrocotus miniatus). Perjalanan menyengkan dan sembari menunggu mobil pic up sebagai tumpangan menuju atas kita trekking kembali di jalan raya dengan sesekali melihat ke bawah dan ternyata kaki ku berdarah keluar banyak dan ku lihat lintah sedang menydot darhku yan berjenis O ini…

Next ikuti petulangan selanjutnya dari kami…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: